ARAH KITA | ARAH DESTINASI | ARAH POLITIK | ARAH DESA | SCHOLAE

Mengenal 3 Jenis Batako untuk Dinding Rumah

Kamis , 07 Mei 2020 | 23:05
Mengenal 3 Jenis Batako untuk Dinding Rumah
Pesona batako sebagai dinding rumah (Net)

JAKARTA, ARAHPROPERTI.COM - Konsep jadul masih diminati kaum urban. Unsur yang bisa menampilkan nuansa 'kuno' namun eksentrik bagi rupa rumah Anda adalah memanfaatkan batako sebagai dinding rumah. Penggunaan batu bata sebagai bahan utama dalam membangun sekaligus menjadi spotlight dalam menentukan interior bangunan. Dinding yang menggunakan batu bata (bata ekspos) memberikan kesan alami dan klasik pedesaan sehingga menghadirkan suasana baru bagi warga yang lama tinggal di perkotaan.

Namun, sebelum berniat membangun, merenovasi, atau mendekorasi ulang rumah menggunakan berbagai jenis batu bata, ada baiknya dipelajari terlebih dahulu kelebihan dan kekurangan 3 jenis batu bata yang paling umum digunakan saat ini yaitu; bata merah, batako press dan bata ringan. Setiap bahan tersebut punya karakteristik tersendiri yang nantinya akan mempengaruhi proses pembangunan dan juga biaya yang akan dibutuhkan.

1. Bata Merah

Bahan material ini terbuat dari tanah liat yang di cetak kemudian dibakar dengan suhu tinggi sehingga menjadi kering dan berwarna kemerahan. Bata merah merupakan bahan material yang paling banyak digunakan karena sangat mudah didapatkan dan sudah teruji ketahanannya. Untuk memasang bata merah dibutuhkan bahan perekat berupa semen dan pasir ayakan.

Kelebihan bata merah:

Mudah untuk di susun dan di pasang sehingga tidak memerlukan keahlian terntentu
Mudah diangkut karena ukurannya yang kecil
Harganya cukup murah
Tidak memerlukan perekat khusus (cukup semen dan pasir)
Tahan panas sehingga melindungi bangunan lebih lama dari api.

Kekurangan bata merah:

Sulit membuat pasangan bata yang rapi
Bahannya adalah bahan yang menyerap panas saat musim panas dan menyerap dingin saat musim dingin, sehingga suhu ruangan di dalamnya tidak stabil
Cenderung boros dalam menggunakan material perekat
Bata merah adalah material yang cukup berat sehingga menimbulkan beban lebih pada struktur bangunan

2. Batako Press

Material dinding menggunakan batako press biasanya dibuat dari campuran semen dan pasir kasar yang di cetak padat (di press). Selain itu, ada juga yang mencampurkan bahannya dengan batu tras, kapur, air, hingga semen dan batu bara. Dengan bahan tersebut seringkali terdapat keretakan di dinding. Batako press dipilih untuk memperingan beban struktur bangunan dan mengurangi adanya sisa material saat pembuatan dinding.

Kelebihan batako press:

Ukurannya lebih besar daripada bata merah sehingga membutuhkan lebih sedikit batako dan material perekat saat pembangunan
Ukurannya cenderung sama dan cetakannya lebih rapi dibandingkan bata merah
Dengan ukuran yang lebih besar, maka akan menghemat waktu dan tenaga saat melakukan pembangunan
Lebih mudah dipotong dengan rapi
Kedap air sehingga meminimalisir perembesan air hujan
Lebih ringan dibandingan bata merah (karena ada rongga di bagian tengah/dalam)

Kekurangan batako press:

Mudah terjadi retak
Mudah dilubangi dan pecah karena terdapat rongga di bagian tengah/dalamnya
Menyerap panas, sehingga membuat ruangan lebih panas saat musim panas

3. Bata Ringan (Celcon/Hebel)

Bata ringan adalah material bangunan yang dibuat memakai mesin di pabrik. Bata ini ringan, halus, dan tingkat kerataannya baik (melebihi bata merah atau batako press). Sesuai namanya, bata ini diciptakan supaya meringankan beban struktur bangunan. Bata ringan merupakan campuran dari pasir kwarsa, semen, kapur, gypsum, air, dan aluminium pasta sebagai bahan pengembang. Pemasangan bata ringan ini cukup mudah, selain bisa diplester memakai semen dan pasir seperti bata merah dan batako press, bisa juga langsung diberi acian tanpa harus diplester terlebih dahulu.

Kelebihan bata ringan:

Ukuran dan kualitasnya seragam jadi dinding yang dihasilkan lebih rapi
Tidak memerlukan bahan perekat yang tebal, jadi lebih hemat
Lebih ringan dibandingkan bata merah dan batako press
Kedap air
Kedap suara
Kekuatan atau ketahanannya cukup baik

Kekurangan bata ringan:

Ukurannya cukup besar, sehingga jika membuat dinding ukuran kecil akan membuang banyak sisa bahan
Butuh keahlian dan ketelatenan khusus untuk memasangnya supaya rapi
Tidak semua toko bangunan menjual bahan ini
Harga relatif lebih mahal
Dijual dalam paketan yang besar

Nah kini Anda bisa memilih jenis apa yang paling tepat bagi dinding rumah Anda.

Editor : Maria L. Martens
KOMENTAR