ARAH KITA | ARAH DESTINASI | ARAH POLITIK | ARAH DESA | SCHOLAE

Panduan Memilih Closet Kamar Mandi

Kamis , 16 Juli 2020 | 18:45
Panduan Memilih Closet Kamar Mandi
Ilustrasi closet kamar mandi (Net)

JAKARTA, ARAHPROPERTI.COM - Closet termasuk unsur penting dalam pembangunan maupun renovasi rumah. Karenanya, pemilihan closet yang tepat menjadi pertimbangan penting, termasuk model yang diinginkan. Beberapa panduan ini bisa dijadikan referensi dalam pemilihan closet pada rumah Anda.

1. Memilih corak dan warna yang sesuai dengan selera

Ini merupakan hal paling utama ketika hendak memilih mana yang paling pas dan menjadi selera. Jika desain yang dimunculkan memang benar-benar sudah sesuai selera, tak perlu waktu lama untuk menentukan pilihan. Tinggal bagaimana menentukan jenis closet tersebut duduk atau jongkok. Meski begitu, jangan asal beli, perhatikan beberapa aspek, misalnya warna atau corak lantai kamar mandi serta dinding yang perlu diperhatikan agar lebih sesuai. Jika paduan warna tak padan maka kenyamanan mata ketika berada dalam ruangan akan terganggu. Buatlah selembut mungkin dengan sedikit aksen warna mencolok di beberapa titik saja.

2. Perhatikan soal ukuran

Untuk jenis closet jongkok mungkin punya ukuran serta bentuk seragam, namun berbeda ketika berniat untuk menggunakan jenis duduk. Usahakan untuk jangan menggunakan ukuran yang terlampau besar pada dimensi ruang toilet yang kecil. Aturan ukuran sebenarnya cukup detail namuan Kami hanya menyinggung faktor ketinggian dari lantai. Ada dua jenis ukuran, yakni ukuran 14 – 15 inci dan 16 – 17 inci. Ukuran standar 14 – 15 inci masih banyak dipakai, namun ukuran 16 – 17 inci mulai populer, terutama bagi mereka yang bertubuh tinggi.

3. Menentukan bentuk closet

Vendor yang khusus menyuguhkan alat sanitasi semakin beragam memunculkan desain yang diharapkan memenuhi kebutuhan konsumen. Secara umum bentuk closet terbagi menjadi dua yakni duduk dan jongkok. Untuk closet jongkok standarisasi yang dimiliki tak terlalu beragam karena proses pembersihan dilakukan secara manual dan tidak terdapat sistem mekanis. Dari sisi bentuk juga tak terlalu beragam, hanya corak dan warna yang lebih dominan, sementara kegunaan serta fungsi kerja sama.

Berbeda dengan closet duduk, mengingat memiliki sistem mekanis maka ada aturan yang membatasi dan sebagai syarat lulus uji sebuah produk hingga menerbitkan label SNI (standar nasional Indonesia). Misalnya bentuk closet Monoblok, jenis ini wadah penyimpanan air menyatu dengan badan (bowl) dan terlihat simpel. Punya bentuk apik dan memiliki resiko kegagalan pabrik yang minim. Lalu bentuk closet Duo-blok, berbanding terbalik dengan sebelumnya, maka jenis ini memiliki tempat penyimpan air terpisah. Selain itu, bentuk closet Gantung, sesuai dengan julukannya, jenis closet ini hanya terlihat menempel pada dinding atau banyak orang menyebutnya ‘wc gantung’ tapi istilah teknisnya adalah Wall Hung, dan penyimpanan air tertanam dalam dinding sehingga tak terlihat. Nah, untuk pemilik berat badan ekstra jangan khawatir karena produk jenis ini mampu menopang beban 150kg. Ada pula bentuk closet Elongated, ini juga tak kalah unik, sekilas terlihat sama, namu perbedaannya terletak pada bagian duduk yang dibuat lebih melengkung sehingga membuat nyaman ketika duduk, untuk pemilik kebiasaan berlama-lama ketika buang air besar sepertinya jenis ini pas untuk Anda.

3. Sistem mekanis pembilasan air

Hal ini tentu tak berlaku pada jenis jongkok mengingat sistem pembuangannya dilakukan secara manual. Berbeda dengan jenis duduk, terdapat 2 jenis sitem pembilasan air yang dimiliki dan kecenderungan untuk memilih mana yang terbaik, selera Anda adalah penentunya.

Dua sistem tersebut adalah Siphonic System (sistem pusaran air) atau pembilasan kotoran lewat pusaran air dan Wash Down System (sistem jatuh sekat) yang lebih mengutamakan pembuangan kotoran dengan dorongan air.

4. Apakah Hemat Air

Isu penghematan sumber daya alam saat ini juga perlu Anda perhatikan ketika memilih jenis closet terutama untuk jenis duduk. Usahakan untuk memilih yang memiliki sistem mekanis dan pembilasan yang mampu melakukan penghematan air.

5. Memilih aksesoris yang disukai

Sebenarnya hal ini tak terlampau penting, namun sebagai pendukung nuansa ruangan agar lebih nyaman maka hal ini sebaiknya Anda perhatikan agar lebih memberikan kesan ciri dan selera pemilik rumah.

6. Sesuaikan dengan budget

Urutan paling bungsu dari panduan memilih kloset kamar mandi ini tak kalah penting dengan yang lain, setelah mengentukan warna, desain serta sisi kesukaan maka jadi atau tidaknya ditentukan harga yang dibanderol. Sekedar informasi bahwa harga closet duduk merk ternama punya kisaran harga antara 1,5 juta hingga 3,5 jutaan. Sementara untuk rentang harga closet jongkok lebih murah sekitar 300 ribu hingga harga 1 jutaan.

Itulah panduan dalam memilih closet kamar mandi yang bisa dijadikan sebagai acuan ketika sedang melakukan renovasi rumah atau membangun sebuah rumah idaman. Jadikan ruang sanitasi tersebut sebagai ruang yang nyaman urutan ketiga di dalam rumah setelah kamar pribadi di urutan pertama dan ruang keluarga sebagai urutan kedua.

Editor : Maria L. Martens
KOMENTAR