ARAH KITA | ARAH DESTINASI | ARAH POLITIK | ARAH DESA | SCHOLAE

Hunian Berdesain Khusus Khas Milenial dengan Konsep TOD

Jumat , 28 Agustus 2020 | 11:28
Hunian Berdesain Khusus Khas Milenial dengan Konsep TOD
Konsep TOD di hunian khas milenial (Net)

JAKARTA, ARAHPROPERTI.COM - Karakter milenial yang kekenian dan dinamis, menjadi inspirasi pengembangan hunian dengan gaya anak muda. Kini tengah direncanakan pembangunan design rumah susun sesuai dengan karakteristik generasi milenial. Terdapat tiga kelompok milenial, yakni milenial awal, berkembang, dan maju.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyampaikan bahwa pembangunan perumahan dengan konsep Transit Oriented Development (TOD) menjadi salah satu agenda khusus untuk memenuhi kebutuhan tempat tinggal generasi milenial.

"Tuntutan akan kebutuhan rumah yang layak sangat tinggi untuk para milenial, itu telah menjadi agenda khusus Kementerian PUPR. Sehubungan dengan hal itu, kami telah menerapkan beberapa upaya antara lain pembangunan perumahan di lokasi strategis berkonsep TOD," ujar Wakil Menteri PUPR John Wempi Wetipo di Jakarta.

Menurut dia, konsep TOD yang berada di lokasi strategis cocok dengan karakteristik generasi milenial yang ingin serba cepat dan mudah dalam mengakses transportasi. "Berdasarkan pengamatan, milenial juga memiliki kecenderungan menempati tempat tinggal dengan cara menyewa," ucapnya.

Sejalan dengan itu, ia menambahkan, pihaknya telah membuat design rumah susun sesuai dengan karakteristik generasi milenial. Terdapat tiga kelompok milenial, yakni milenial awal, berkembang, dan maju. "Milenial awal yakni usia 20-25 tahun dengan design rumah susun tipe 24. Milenial berkembang, usia 25-35 tahun dengan design rumah susun dan tapak tipe 36. Dan milenial maju 35 tahun dengan tipe 45," paparnya.

John Wempi Wetipo juga menyampaikan bahwa pihaknya bersama dengan lembaga lain serta pengembang membuat skema pembayaran yang memudahkan generasi milenial memiliki hunian. "Perlu saya ingatkan bahwa rumah adalah tempat tinggal yang aman dan sebagai tempat pembinaan keluarga, di samping itu juga meripakan aset bagi pemiliknya. Oleh karena itu rumah bagi milenial merupakan investasi di masa yang akan datang," ucapnya.

Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Khalawi AH mengatakan bahwa generasi milenial menentukan wajah Indonesia kedepan. Milenial akan menjadi generasi mayoritas demografi Indonesia.

Badan Pusat Statistik pada tahun 2019 mencatat jumlah generasi milenial pada 2020 diperkirakan mencapai 60 persen dari jumlah penduduk Indonesia. "Besarnya jumlah penduduk milenial ini dapat menjadi tantangan dan peluang bagi Indonesia serta memberikan standar kehidupan yang lebih tinggi bagi masyarakat," katanya.

Ia menyampaikan bahwa, pemerintah merencanakan membangun 50 proyek TOD stasiun KRL di wilayah Jabodetabek, bekerja sama dengan BUMN, KAI, dan Perumnas, serta kawasan TOD berorientasi terminal dan LRT.

"Kita paham bahwa di tahun ke depan akan mendapatkan hambatan karena berhentinya sektor-sektor industri termasuk properti karena pandemi. Kami mengajak stakeholder, ayo bangkit termasuk masyatakat dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan. Sektor perumahan dapat membangkitkan ekonomi hingga ke daerah," ucapnya.

Ia menambahkan, Kementerian PUPR akan terus berupaya untuk menyerap anggaran APBN agar ekonomi di masyarakat terus berjalan sehingga pertumbuhan ekonomi bisa dikendalikan dengan baik.

Editor : Maria L. Martens
KOMENTAR